-->

Apa itu Big Data (Definisi , Jenis dan Manfaat )


Untuk membahas apa itu Big Data, pada Kesempatan kali ini Brainedukasi akan memberikan Informasi dan mengulas secara lengkap.

Apa itu Big Data

Big Data bukanlah sebuah teknologi, teknik/metode maupun inisiatif yang berdiri sendiri. Big Data adalah sebuah trend yang mencakup area yang luas dalam bidang dunia bisnis dan teknologi. Big Data menunjukan pada teknologi dan kecerdasan yang melibatkan data yang begitu beragam , cepat berubah, dan berukuran superbesar. sehingga sulit bagi teknologi , keahlian maupun infrastruktur konvesional secara efektif. dalam kata lain.  Big Data memiliki ukuran , kecepatan, keragaman, yang terlalu sulit untuk dikelola secara konvensional. 

Menurut Para Ahli mengenai apa itu Big Data

Big Data adalah data yang melebihi proses kapasitas dan konvensi sistem database yang ada, Data terlalu besar dan terlalu cepat atau tidak sesuia dengan  struktur arsitektur database. untuk mendapatkan nilai dari data maka harus memilih jalan alternatif dalam memprosesnya (Dumbill, 2012)

Dalam proses pembuatan Big Data melibatkan , penyimpanan , penggalian informasi , dan analisis
berikut analisis ukuran Big Data ( Ukuran, Kecepata, Keragaman )
1. Ukuran
Pada tahun 2000, PC pada umumnya biasa memiliki kapasitas  sekitar 10 Gigabyte . namun pada saat ini Facebook memakai sekitar 500 Terabyte baru setiap harinya, makin ramainya penggunaan smartphone, bertambahnya sensor - sensor  yang disertakan pada perangkat harian
2. Kecepatan
Clickstreams maupun ad impressions mencatat perilaku  pengguna internet dalam jutaan event perdetiik; algoritma jual - beli saham dalam frekuensi tinggi dapat mencerminkan perubahan pasar dalam hitungan microseconds, proses proses yang melibatkan hubungan antara suatu mesin dengan mesin lainya telah melibatan pertukaran data antar jutaan perangkat, peralatan sensor dan perangkat perangkat pada infrastruktur menghasilkan log data secara real time, sistem game onlline dapat melayani pengguna secara bersamaan masing masing, yang memberikan sejumlah input setiap detiknya.
3. Keragaman
Big data tidak hanya mencakup data berupa angka angka data tanggal dan rangkaian teks, Big Data juga meliputi data data ruang / geospatial, data 3D, audio dan video. dan data teks tidak berstruktur. termasuk file log dan media sosial.. Big data seperti halnya MongoDB ataupun HBase, dapat memberikan solusi yang feasible yang memungkinkan peningkatan profit, perubahan secara signifikan. singkatnya. Bigdata menggambarkan kumpulan dara yang begitu besar dan kompleks yang tidak memungkinkan di kelola dengan perangkat software tradisional.

Jenis Teknolologi Big Data ( Operasonal dan Analitis )

dalam hal Teknologi , cakupan Big Data didominasi oleh dua jenis teknologi yaitu : Big Data Operasional, dan Big Data Analitis.

Teknologi Big Data Operasional

Big Data operasional merupakan sistem yang memiliki kapabilitas operasional untuk pekerjaan - pekerjaan  yang bersifat interaktif dan real time dimana data pada umumnya diserap dan disimpan
pada penerapan pekerjaan pekerjaan Big Data Operasional telah dibangun Big Data dengan databse NoSQL, seperti database berbasis dokumen. yang ditujukan untuk berbagai tipe aplikasi, database key-value stores, column family stores. dan database graph. terlebih lagi sistem Big Data dengan database NoSQL telah didesain untuk memanfaatkan berbagai keunggulan dari arsitektur cloud computing. yang telah muncul dalam dekade terakhir ini. data operasional ini lebih mudah dikelola serta dapat diimplementasikan dengan murah dan cepat

Teknologi Big Data Operasional


Big Data analitis merupakan sistem yang menyediakan kapaibilitas analitis untuk mengerjakan analisis yang kompleks dan retrospektif yang dapat melibatkan sebagian besar atau bahkan keseluruhan data, .dilain Pihak, pekerjaan - pekerjaan Big Data analitis cenderung diproses dengan mengimplementasikan sistem database MPP dan MapReduce, munculnya teknologi ini juga merupakan reaksi terhadap keterbatasan dan kurangnya kemampuab relational database tradisional.
disamping itu MapReduce menawarkan metode baru dalam menganalisis data yang dapat befungsi sebagai pelengkap terhadap kapabilitas SQL. beberapa sistem NoSQL juga menyediakan fungsi MapReduce bawaan yang memungkinkan proses analisis direrapkan dalan data operasional. sebagai alternatif data juga dapat dikopi dari sistem NoSQL ke dalam sistem analitis seperti halnya Hadoop dengan MapReduce

Manfaat Big Data

Serangkaian teknologi baru yang ditujukan untuk membedayakan Big Data telah memungkinkan direalisasikan suatu nilai dari Big Datam sebagai contoh pebisnis retail online , dapat mempelajari perilaku para pengunjungnya berdasarkan hasil web click tracking,
dengan menggunakan Big Data operasional perusahaan dapat melakukan penghematan pengeluaran , meningkatkan keuntungan, dan mencapai sasara bisnis.
dalam hal  ini ada 3 yang dapat diraih dari memanfaatkan teknologi Big Data yakni:
1. meningkatkan efektifitas dan menurunkan biata dari aplikasi yang telah ada, teknologi big data dapat menggantikan sistem berspesifikasi tinggi
2 Membuat aplikasi baru, data data ini dapat dimanfaatkan untuk mengontrol kepuasan pelanggan ataupun untuk efisiensi sumber daya
3 Meningkatkan loyalitas pelanggan,  dengan semakin banyaknya dara yang dapat diakses oleh berbagai bagian dalam suatu organisasi, juga dengan semakin cepatnya update yang dilakukan pada data data tersebut, akan memungkinkan respon yang makin cepat dan akurat

LihatTutupKomentar

a