-->

Pengertian dan Sejarah C++

A. PENGERTIAN C++ DAN C








C++ diciptakan satu dekade setelah C. C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustroup dari Laboratorium Bell, AT&T pada tahun 1983. Pada awalnya C++ diberi nama “A better C”. Nama C++ sendiri diberinama oleh Rick Mascitti. Adapun tanda ++ berasal dari operator increment pada bahasa C.
Keistimewaan C++ adalah karena bahasa ini mendukung OOP (Object Oriented Programming). Tujuan utama pembuatan C++ adalah untuk meningkatkan produktivitas pemrogram dalam membuat aplikasi. Kebanyakan pakar setuju bahwa OOP dan C++ mampu mengurangi kompleksitas terutama program yang terdiri dari 10.000 baris lebih, bahkan dapat meningkatkan produktivitas 2x lipat dari C, Pascal dan Basic.

B. OBJECT ORIENTED PROGRAMMING (OOP)

Ide dasar OOP adalah mengkombinasikan data dan fungsi untuk mengakses data menjadi sebuah kesatuan unit. Unit ini dikenal dengan obyek. Sebagai gambaran untuk mempurmudah memahaminya, obyek sebenarnya dapat mencerminkan pola kerja manusia sehari-hari. Sebuah obyek dapat diibaratkan sebagai departemen di dalam sebuah perusahaan bisnis. misalnya departemen Penjualan, Departemen Akunting atau departemen Personalia
Pembagian departemen dalam perusahaan merupakan upaya untuk memudahkan pengoperasian perusahaan. Sebagai gambaran, jika Anda seorang manajer penjualan di kantor pusat ingin mengetahui data para salesmen di kantor cabang, apa yang Anda lakukan? Langkah yang Anda tempuh pasti bukan datang ke kantor cabang dan mencari data-data tersebut. Untuk memudahkan tugas Anda cukup Anda menyuruh sekretaris untuk meminta informasi. Masalah bagaimana dan siapa yang mencarikan bukanlah urusan Anda. Analogi dengan hal itu, kalau seseorang bermaksud menggunakan obyek, ia cukup mengirim pesan ke obyek dan obyek itu sendiri yang akan menanganinya.

C. PROGRAM C++

Pemrograman C++ dapat dibuat menggunakan sembarang editor teks maupun editor sekaligus compilernya. Program utama berekstensi (.CPP). Pada saat kompilasi program utama bersama dengan file header (.h) akan diterjemahkan oleh compiler menjadi file obyek (.OBJ). Selanjutnya file obyek ini bersama-sama dengan file obyek lain dan file library (.LIB) dikaitkan menjadi satu oleh linker. Hasilnya adalah file (.EXE) executable. berikut ini merupakan contoh progam C++.

D. DECOMPILER C++

Compiler C++ yang telah beredar di pasaran antara lain Microsoft C/C++ dan Visual C++. Keduanya dari Microsoft. Sementara Borland international juga mengeluarkan Turbo C++ dan Borland C++

Baca Juga : Tipe Data Bahasa Pemrograman C++



Sejarah Bahasa C++

Pada tahun 1980 Bahasa C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup, Awalnya prototype C++ muncul sebagai C yang dipercanggih dengan fasilitas kelas. Bahasa tersebut disebut C With Classes (C dengan kelas) dan diciptakan untuk memiliki fitur pemrograman berorientasi objek.

Pada tahun 1983-1984, C dengan kelas (C With Classes) disempurnakan dengan menambahkan fasilitas pembeban lebihan operator dan fungsi. yang awalnya C++ disebut "a better C" kemudian berganti nama pada tahun 1983 menjadi C++. Symbol ++ merupakan operator C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa bahasa baru ini merupakan versi yang lebih canggih dari C. Borland International kemudian merilis compiler Borland C++ dan Turbo C++. Dua buah compiler ini bisa digunakan untuk mengkompilasi kode C++. Bedanya, Borland C++ selain mampu digunakan dibawah lingkungan DOS, juga bisa digunakan untuk pemrograman Windows. Selain Borland International, beberapa perusahaan lain juga merilis compiler C++, seperti GNU Compiler Collection, Topspeed C++ dan Zortech C++.


Baca Juga Menggunakan Array pada Progam C++    Klik



Untuk cerita lengkap tentang penemuan bahasa C++, seperti sebelumnya diceritakan diatas C++ adalah bahasa pemrograman yang diciptakan pada tahun 1980, ketika Bjarne Stroustrup melakukan pekerjaan untuk memperoleh gelar Ph.D. Saat itu Bjarne Stroustrup memiliki kesempatan untuk bekerja dengan bahasa Simula, yang seperti namanya bahasa tersebut merupakan bahasa untuk simulasi. Bahasa simula juga dianggap sebagai bahasa pertama untuk mendukung paradigma pemrograman berorientasi objek. Bjarne Stroustrup menemukan bahwa paradigma ini sangat berguna untuk pengembangan perangkat lunak, namun bahasa Simula terlalu lambat untuk penggunaan praktis.



Setelah mengerti Pengertian dan Sejarahnya mari kita mulai  belajar dasar dasar nya








LihatTutupKomentar

a